Post Views: 58
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau sukses menyelenggarakan tes standar kemampuan Bahasa Arab atau TOAFL bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan magister (S2) pada Rabu (25/02/2026). Ujian berbasis teknologi ini dilaksanakan terpusat di fasilitas Laboratorium Komputer Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Suska Riau.
Pemilihan Laboratorium Komputer PTIPD UIN Suska Riau sebagai lokasi ujian memastikan bahwa tes dapat berjalan lancar secara digital dengan koneksi jaringan yang stabil, memenuhi standar operasional pelaksanaan ujian internasional yang ditetapkan oleh pihak Majma’ Malik Salman.
Pelaksanaan tes bergengsi ini dapat terlaksana berkat kerja sama internasional yang erat antara Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Suska Riau dengan Majma’ Malik Salman Al-Alami li Al-Lughah Al-Arabiyah (King Salman Global Academy for Arabic Language), Kerajaan Arab Saudi.
Berdasarkan keterangan program, tes yang diujikan kepada para mahasiswa adalah Tes Hamzah (اختبار همزة). Tes ini merupakan instrumen evaluasi yang dirancang khusus oleh Kerajaan Arab Saudi untuk mengukur dan menentukan tingkat kemampuan bahasa Arab bagi penutur asing (non-Arab) di luar Arab Saudi. Tes komprehensif ini menguji empat keterampilan berbahasa utama: mendengar (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan menulis (kitabah).
Direktur Pascasarjana UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Helmiati, M.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi penuh pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi universitas dalam meningkatkan daya saing global mahasiswa.
“Pelaksanaan tes TOAFL berstandar internasional ini merupakan wujud nyata komitmen UIN Suska Riau, khususnya di lingkungan Pascasarjana dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dalam meningkatkan kualitas akademik dan kompetensi mahasiswa. Kerja sama dengan Majma’ Malik Salman ini menjadi jembatan strategis untuk memastikan lulusan kita memiliki kualifikasi bahasa Arab yang diakui dunia internasional,” ungkap Prof. Helmiati.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab S2, Dr. H. Aprijon Efendi, Lc., MA., turut menegaskan pentingnya evaluasi ini bagi para pembelajar bahasa Arab.
“Tes Hamzah ini bukan sekadar ujian formalitas, melainkan langkah awal yang sangat krusial dalam peta jalan pengembangan kemahiran berbahasa mahasiswa kami. Dengan menguji empat maharah (keterampilan) secara langsung melalui sistem dari Arab Saudi, kita dapat memetakan kemampuan mahasiswa secara akurat dan objektif, yang ke depannya akan sangat berguna bagi karier akademik maupun profesional mereka,” jelas Dr. Aprijon.
Kerja sama strategis antara UIN Suska Riau dan institusi bahasa ternama di Arab Saudi ini diharapkan dapat terus berlanjut. Program ini tidak hanya memfasilitasi mahasiswa S1 dan S2 untuk mendapatkan sertifikasi bahasa Arab yang kredibel, tetapi juga mengukuhkan reputasi UIN Suska Riau sebagai pusat unggulan kajian Islam dan Bahasa Arab di Indonesia.